Minggu, 28 Oktober 2012

Buku Baru ku







Coming Soon : Buku Sudah tersedia di seluruh Toko Buku Indonesia, Alfa dan Indo Mart
Judul Buku : “Cinta Belum Usai”
Harga  : Rp. 35.000

Aku tak seberapa tahu, apa yang membuat semua semakin melekat pada sendi tubuhku. atau mungkin senyum saja yang membuat aku lagi lagi jatuh dalam lubang bernama cinta, yang nyatanya sekalipun aku belum tahu bagaimana rasanya jatuh cinta. Bagaimana rasanya mencintai, dicintai namun kemudian ditinggalkan. Tapi karena itu aku mengerti, mungkin ini yang bisa kusebut ; pertemuan.

Sepanjang jalan dirimu mencari; cinta belum usai hingga dirimu menemukannya.


Jika di toko buku terdekatmu buku belum tersedia atau stok habis, kalian bisa memesan langsung ke kami.

Ps : Buku ini sudah bisa dipesan sekarang via inbox Fb dengan subjek PESAN BUKU, atau SMS ke 0857 68 373737. Untuk pembelian minimal 2 Buku,- GRATIS ONGKIR seluruh Indonesia. Pesan 1 buku di wilayah yang ditunjuk gratis ongkir. Met Order, all!!
Read More >>

Selasa, 02 Oktober 2012

sendiri lebih baik

Katakan saja kau ingin sendiri, itu jauh lebih baik...
Katakan saja kamu tak ingin ternoda dari bercak-bercak cinta yang menggoda..
pergi sajalah..
diamkan sajalah..
semua rasa yang hinggap..
semua cinta yang datang..
karna sendiri jauh lebih baik,,
hingga masa nya nanti cinta menjemputmu dengan tenang..
menjemputmu dengan senyum..
karna semua indah pada waktunya
Read More >>

Kamis, 24 November 2011

Disabilitas dan Pandangan Masyarakat (Penilaian Terhadap kaum Disabilitas)



Kontes Blogging Kartunet 2011

Disabilitas dan Pandangan Masyarakat (Penilaian) Tanpa diskriminasi (inklusif).
Disabilitas adalah nama pengganti ataupun sebutan yang baik bagi penyandang cacat (www.kartunet.com). Di jaman yang serba modern dan canggih saat ini dan memiliki kekayaan berlimpah ataupun merasa dirinya hebat masih banyak orang yang makin tidak peduli dengan keberadaan Disabilitas bahkan terkadang keluarganya sendiri mencemoohkannya karna merasa jijik ataupun malu akibat kehadirannya. Sungguh Ironis memang ketika kita sering mendengar bahkan mencemoohkan orang-orang yang memiliki Disabilitas sangat buruk padahal setiap manusia yang dilahirkan memiliki Hak atas hidupnya, hak atas tanggung jawab, hak untuk dapat memiliki kebebsan dalam bergaul dan berinteraksi dengan sekitar baik secara Rohani dan jasmani. apalagi orang-orang yang merasa dirinya sempurna bahkan kaya dengan seenaknya menghina dengan kata-kata yang kurang sopan bahkan menggunakan tindakan melanggar HAM, padahal Allah hanya memandang hamba-Nya dari akhlak dan iman serta apa yang ia lakukan kebaikan untuk hidup dan sekitarnya, seperti firman Allah dalam surat al-Hujuraat ayat 11-12: 
11. Hai orang-orang yang beriman, janganlah sekumpulan orang laki-laki merendahkan kumpulan yang lain, boleh Jadi yang ditertawakan itu lebih baik dari mereka. dan jangan pula sekumpulan perempuan merendahkan kumpulan lainnya, boleh Jadi yang direndahkan itu lebih baik. dan janganlah suka mencela dirimu sendiri dan jangan memanggil dengan gelaran yang mengandung ejekan. seburuk-buruk panggilan adalah (panggilan) yang buruk sesudah iman dan Barangsiapa yang tidak bertobat, Maka mereka Itulah orang-orang yang zalim.
12. Hai orang-orang yang beriman, jauhilah kebanyakan purba-sangka (kecurigaan), karena sebagian dari purba-sangka itu dosa. dan janganlah mencari-cari keburukan orang dan janganlah menggunjingkan satu sama lain. Adakah seorang diantara kamu yang suka memakan daging saudaranya yang sudah mati? Maka tentulah kamu merasa jijik kepadanya. dan bertakwalah kepada Allah. Sesungguhnya Allah Maha Penerima taubat lagi Maha Penyayang.

Secara tersurat dalam kedua ayat tersebut di atas terdapat berbagai sikap dan perbuatan yang harus dihindari oleh setiap muslim, kesemuanya itu harus senantiasa diupayakan dalam rangka mengormati dan menghargai serta menjunjung tinggi kehormatan kaum muslimin.
Seorang muslim mempunyai hak atas saudaranya sesama muslim, bahkan dia mempunyai hak yang bermacam-macam, hal ini telah banyak dijelaskan oleh Nabi Muhammad Saw dalam banyak tempat. "Mengingat bahwa orang muslim terhadap muslim lainnya adalah bersaudara, bagaikan satu tubuh yang bila salah satu anggotanya mengaduh sakit maka sekujur tubuhnya akan merasakan demam dan tidak bisa tidur" (Muhammad Nasib Rifa'i, 2000: 429). Oleh karena itu, sangatlah rasional apabila setiap muslim harus senantiasa menjaga kehormatan sesamanya, memberikan pertolongan (dalam hal kebaikan) apabila ada saudaranya yang membutuhkan bantuan, dan menghindarkan diri dari sikap dan perbuatan yang akan menyakiti pendengaran dan perasaannya.

Rasululloh berfirman :
Dari Abu Hurairah ra., ia berkata: Rasulallah Saw bersabda: "Sesama Muslim adalah bersaudara, sesama Muslim tidak boleh menghianati, mendustai, dan menghinakannya, sesama Muslim haram mengganggu kehormatan, harta, dan darahnya, takwa itu ada di sini (sambil menunjuk dadanya), seseorang cukup dianggap jahat apabila ia menghina saudaranya yang Muslim". (HR. Tirmidzi dan ia berkata: "Hadis ini Hasan") (Sholih bin Abdul Aziz, 1999: 449)
Dari hadist tersebut di atas dapat dipahami bahwa mengolok-olok orang lain adalah haram hukumnya, siapa saja yang melakukannya maka ia akan mendapat dosa yang setimpal atas kesalahannya tersebut. Sikap mengolok-olok timbul karena adanya anggapan bahwa dirinya merasa lebih baik dari pada orang lain, dan menilai seseorang hanya berdasarkan apa yang nampak dari lahirnya saja. Padahal ada kemungkinan seseorang yang tampak mengerjakan amal kebaikan, dalam hatinya terkandung niat-niat yang tercela, sebaliknya ada kemungkinan pula seseorang yang kelihatan melakukan yang perbuatan yang buruk, padahal Allah SWT melihat dalam hatinya ada penyesalan yang besar serta mendorong dirinya untuk segera bertaubat atas dosa yang pernah dilakukannya. Maka dari itu, amal yang nampak dari luar hanyalah merupakan tanda-tanda saja yang menimbulkan sangkaan yang kuat, tetapi belum sampai kepada tingkat meyakinkan.
Menurut Ibnu Katsir, perbuatan mengolok-olok orang lain dengan merendahkan martabatnya/derajatnya dan mengejeknya dihukumi sebagai perbuatan yang diharamkan dalam Islam, hal tersebut dikarenakan bisa jadi orang yang direndahkan martabatnya itu lebih baik/tinggi derajat dan martabatnya, dan mungkin pula lebih dicintai di sisi Allah SWT dari pada orang yang merendahkannya itu. (Isma'il bin Katsir al-Qurasyiyyi ad-Dimisqiy, 1994: 270) 

Namun tidak semua, di tengah krisis manusia yang  memiliki integritas baik secara moral dan religius masih banyak juga yang peduli, masih banyak juga yang ikut merasakan kesedihan kaum Disabilitas bahkan membentuk sebuah forum organisasi untuk menampung mereka dan memberi perhatian khusus yang kemudian di didik untuk bisa berkarya dan menghasilkan manusia yang berprestasi secara nyata, seperti halnya yang dilakukan oleh rekan-rekan  di http://www.kartunet.com.saat ini saya dan rekan-rekan dilampung pun masih ingin melanjutkan aksi secara nyata untuk berjuang membantu rekan-rekan, adik-adik yang kurang mampu dalam hal melanjutkan pendidikan baik yang memiliki Disabilitas ataupun fisik yang sempurna tidak ada perbedaan yang kami buat kami ingin penyetaraan diantara keduanya, memiliki kesamaan dalam kehidupan dan hanya membantu semampu yang kami bisa seperti yang dilakukan rekan-rekan semua.

jika pun saya memenangkan kontes ini hadiah akan saya gunakan untuk melanjutkan perjuangan saya mendidik, memperjuangkan generasi anak yatim dan piatu yang putus sekolah. dan saat ini ikut berpartisipasi dengan mengikuti loba dan memperkenanlkan situs www.kartunet.com yang mengajak kita peduli kepada sesama untuk mewujudkan masyarakat tanpa Diskriminasi dan ini adalah impian saya sejak lama dan kini yang bisa saya lakukan adalah dengan terus mengajak generasi muda untuk peduli dan mensejajarkan Disabilitas dengan orang lain pada umumnya dan memiliki peranan sesuai kaidah dan penempatan mereka secara khusus.


sejak lama sebelum saya mengetahui iklan www.kartunes.com saya sudah peduli dengan lingkungan dan orang-orang minoritas sesuai kadar kemampuan yang saya dan teman-teman miliki, hanya saja kebetulan ketika saya tidak sengaja membuka blog disalah satu follower di Twitter saya menemukan situs www.kartunet.com dan bisa ikut berperan aktif mendukung adanya kegiatan yang dilakukan oleh teman-teman media blogger dan website. Kartunet.com merupakan situs independen yang didirikan oleh kaum muda tunanetra sebagai media pewartaan dan sosialisasi isu-isu disabilitas. Situs ini dikelola oleh Kartunet Community Indonesia, sebuah organisasi nirlaba yang bergerak pada usaha pengembangan minat dan bakat penyandang disabilitas di bidang penulisan, seni, teknologi, dan ekonomi mandiri. Kartunet adalah singkatan dari "Karya Tunanetra". Nama ini menunjuk pada pemerakarsa dan pengelola situs ini yang merupakan para tunanetra. Namun siapa pun anda, baik dengan disabilitas atau tidak, dapat berpartisipasi untuk mengirimkan tulisan dan mengembangkan situs ini. Karena dengan partisipasi dari seluruh elemen masyarakat, kita dapat mewujudkan cita-cita Indonesia yang lebih ramah bagi penyandang disabilitas. dan pada akhirnya saya berharap ada terus generasi yang tumbuh dan hidup untuk terus berjuang melanjutkan dan menjadikan generasi re generasi menjadi manusia yang memiliki moral secara hukum dan agama, semoga dengan adanya kegiatan rekan-rekan Disabilitas di dunia kartunet dapat menunjukkan dan menyadarkan masyarakat yang selama ini acuh dan selalu memandang sebelah mata terhadap kaum-kaum Disabilitas
Karna sesungguhnya Allah hanya memandang hambanya dari iman dan tagwa yang diaplikasikan secara nyata dalam kehidupannya. semoga apa yang menjadi impian untuk membangun peradapan manusia yang memiliki jiwa sosial dan integritas terhadap sesama dapat terus teraplikasikan dengan baik dan seimbang guna mewujudkan indonesia lebih baik dalam tatanan akhlakul kharimah. amiin... .
November 2011: Arif wardani
follow saya di Twitter @arifwardani



Read More >>

Selasa, 01 November 2011

Maaf, Aku Tak Virgin Lagi.. ~_~

Memang benar penyesalan selalu berada diakhir, tapi harus bagaimana lagi tak mungkin waktu bisa diulang kembali …yang pasti diiriku sudah tak utuh lagi benar saatini aku tak lagi virgin padahal usiaku baru saja menginjak 16 tahun.

Saat itu aku baru saja mengenal sosok seorang pria sekampungku , pria ini sebut saja Alex selalu menyapaku dan menggodaku setiap Aku kesekolah kadang sapaan dan olokannya begitu keterlaluan , awalnya sih aku cuek saja tak menggubris segala tingkah laku Alex ini, namun semakin sering menggodaku semakin ingin tahu siapa Alex itu ? pernah suatu pagi ketika aku berangkat kesekolah tak ada yang menggodaku seperti biasanya kemanakah Alex? Terasa ada yang hilang.

Hingga akhirnya Alekpun menawarkan jasanya untuk mengantarkanku kesekolah, aku mengangguk mengiyakan, berangkatlah aku bersama Alek kesekolah dengan sepeda motornya dengan catatan Aku mau diantar hingga sampai pintu gerbang sekolah saja dan Alekpun setuju dan dari sanalah hubunganku dengan Alek berlanjut.

Hubunganku dengan Alek diluar sepengetahuan orangtuaku, mungkin saja karena melihatku masih terlalu kecil untuk berpacaran jadi hubunganku dengan Alex hanya berada diluar rumah saja begitu bila aku bertemu dengannya.

Tak terasa hubunganku dengannya sudah berjalan 5 bulan dan berjalan baik-baik saja hingga suatu waktu Alex mengajak ketempat neneknya disuatu daerah , tempatnya sungguh mengasyikan namun disanalah petaka itu terjadi . Aku terlalu terlena dengan kebaikan yang diperlihatkan Alex selama ini lambaian dan usapan tangannya ketika membelai rambutku menimbulkan rasa yang lain pada diriku hingga akhirnya terlena dan terlena ..aku tersadar ketika aku tak lagi berbusana, aku menangis..menangis dan terus menangis ….Alex yang kukenal mencoba menenangkannku “tenanglah aku siap bertanggung jawab” kata Alex, begitu seterusnya hingga Aku merasa yakin bahwa Alek akan menempuh resiko yang akan terjadi nanti.

Setelah kejadian dirumah neneknya tersebut hubungan kami terus berlanjut , namun semakin hari hubunganku dengan Alex malah semakin jauh melanggar aturan, seakan tangisan penyesalanku waktu itu tak berarti malah semakin bertambah intim setiap kali bertemu setiap kaliitu pula Alex meminta… Aku tak kuasa Menolaknya.

Kekhawatiran dan ketakutanku selama ini terbukti Aku telat mendapatkan menstrurasi , Aku panik , kalut kemudian kucari-cari Alex ditempat seperti biasanya namun ternyata sosok Alek tak nampak disana.

Kebingunganku semakin bertambah ketika dari sms yang kuterima ternyata Alex sedang berada jauh di luar kota,entahlah apakah Alex sudah merasa ada yang tak beres pada diriku , kuceritakan semuanya melaui hp tentang keadaanku sekarang ini , Aku begitu terkejut ketika Alex hanya tertawa saja seakan apa yang kualami hanyalah masalah yang kecil saja , dan diapun berjanji besok dia akan kembali dan menemui diriku. akh Alex sadarkah betapa Aku membutuhkan kehadiranmu saat ini?.

Inilah yang kusuka dari Alex selalu memenuhi janjinya, Akupun bertemu dengannya keesokan harinya, tangisanku tak terbendung lagi kupandangi wajah Alex meminta pertanggung jawabannya segera , Alex mengatakan sebaiknya sebelum terlanjur “diobati” saja agar pecah Alex tahu dimana tempatnya yang bisa “mengobati” segera, hal ini Aku tentunya ikut setuju setelah pertimbangan berbagai hal usiaku yang masih relatif muda, hubungannku dengan Alek yang belum diketahui oleh orang tua, masih sekolah dan pertimbangan lainnya.

entah dari mana Alex selalu menganjurkanku memakan banyak nenas muda katanya untuk mempermudah “mengobati/menggugurkan “kandungan “ biar tidak jadi dan diwaktu yang lainnya akupun dipaksa meminum jamu “Intisari” hingga Aku tak sadarkan diri dikarenakan Mabok, semua jalan itu tak berhasil hingga akhirnya aku dan Alex mengambil jalan pintas “menggugurkan Kandunganku ke Dukun Beranak di salah satu desa tentu saja semua ini tak ada yang tahu selain Aku dan Alex, Lega perasaanku terlepas dari masalah ini walau jalan yang kulalui ini jauh dari jalan yang benar , sangat menyimpang penuh dengan limpahan dosa.

Lepas dari masalah yang satu kini masalah yang kuhadapi jauh lebih berat ketika Alex mengenalkan seseorang lelaki yang dianggap Omnya kepadaku, hingga akhirnya sekarang Aku terdampar ditempat ini sebuah tempat yang dijadikan lokalisasi untuk para pelacur…..kenapa Aku sampai berada ditempat ini?.

Masalahku kali ini masih tak terlepas dari masalah yang kuhadapi dulu saat Aku dipaksa oleh Alex untuk menggugurkan kandunganku , awalnya aku tak tahu darimana Alex mendapat uang untuk membayar Dukun beranak yang menggugurkan kandunganku itu, sampai akhirnya Aku tahu ternyata Alek meminjam uang dari salah seorang temannya dan tentu saja temannya mulai menagih uang yang dipinjam Alex.

Oh ya aku terlupa siapa itu Alex , usianya lebih tua 5 tahun dariku dan dia hanyalah lulusan SMA dan kini masih belum mempunyai pekerjaan tetap , sehari-harinya hanyalah menjadi tukang Ojeg diperempatan jalan di depan perumahan, sekali lagi Aku suka Alex karna dia berbeda dengan yang lainnya sopan dan tentu saja ganteng akh namun itu dulu….

Semenjak kejadian itu , teman Alekpun kerap menagih disertai ancaman akan membocorkan rahasianya kepada orang tuanya, tak kuasa melawan ancaman itu Alexpun menyerah dan berjanji secepatnya akan membayar hutangnya hal itulah yang disampaikan Alex kepadaku.

Kemudian Alexpun memberikan jalan keluarnya yakni Aku disuruh bekerja dengan Omnya di sebuah karaoke, lagi-lagi Aku tak kuasa menolak keinginan Alex terlebih lagi Alex mengingatkan kalau uangnya tak segera dikembalikan celakalah kita berdua demikian Alex seakan menghipnotisku, Aku mau bekerja asal jangan sekolahku begitu kataku dan Alexpun setuju.

Untuk selanjutnya Akupun mulai bekerja dikaroke milik Omnya, yang akhirnya Aku tahu ternyata Orang yang diakunya Om tersebut bukanlah Omnya yang sebenarnya, seminggu sudah aku bekerja dan berjalan seperti biasanya hingga suatu hari aku disuruh menemani si Om ini kalau tidak mau maka Aku diancam dipecat padahal saat itu karaoke sudah tutup , kuturuti ajakan si Om menemaninya berkaraoke namun si om tidak hanya karaokean saja melainkan menuntut dan berbuat macam-macam tanganya mulai bergerilya , aku terus berontak dan berteriak tapi teriakanku tak ada artinya bercampur dengan suara musik higga akhirnya tenagaku habis dan tak berdaya, si Om seperti kerasukan setan dan penuh nafsu tak lagi memperdulikan Aku yang menangis dan meronta,

Aku telungkup di sofa panjang karoake hingga akhirnya ada tangan yang menggapaiku dan berkata “Ayo pulang “ suara Alex membangunkanku. Aku terkejut dan” Plak “tanganku menampar dengan keras wajah Alex dan tangisanku pun kembali pecah “ jahat..biadad kau Alex” marahku Pada Alex. Alexpun hanya terdiam dan tertunduk.
Seiring dengan kejadian itu, hutang Alexpun kepada temannya lunas , Aku baru sadar bahwa diriku telah dijual Alex kepada Omnya hanya dengan Rp. 500 ribu rupiah sungguh biadab Kau Alex……………………
Read More >>

Minggu, 02 Oktober 2011

Ikhwan PinangLah Diriku

Akhi... Tak ingin kami termangu dalam penantian panjang, hanya menunggu engkau untuk menjemput kami. Kadangkala kami menangis tersedu,mengingat usia yang kian mendekati masa di mana pesona kian memudar. Kami takut bila engkau tak besegera, kami tak mampu menahan waktu atas-Nya. Maka datangilah waliku akhi... Ku tunggu pinanganmu. Akhi... Jangan engkau puja puji kami bila pujianmu hanyalah janji-janji yang tak menentu. Hanya membuatku terlena dan terbuai hingga kami lupa bahwa kita sedang bermaksiat. Kau puji diriku,tapi kau hanya ingin membuatku tersenyum dan makin terbuai rayuanmu. Tidak... Tidak akhi, kami ingin kau puji setelah kau halal bagiku. Maka datangilah waliku akhi. Ku tunggu pinanganmu... Akhi... Akhi... Tak akan kami langgar iffah ku dengan ajakan khalwat dari mu. Engkaupun sebenarnya tau, hal itu hanya akan menimbulkan badai kelabu yang membuat kita tak berdaya karna pihak ketiga yang tak lain syaitan yang ada di dekat kita. Maka datangilah waliku akhi... Ku tunggu pinanganmu. Akhi... Jagalah sikapmu pada kami, maka akan kami jaga sikapku padamu, kami lemah akan sanjunganmu. Kecintaan ini ingin kami persembahkan kelak untuk suami, cinta nan kasih ini yang akan kami tuai untuk mencari ke ridhaaan suami kelak. Jadi bagaimana mungkin kami mencinta pada hal yang tidak halal bagi kami, tentu Allah tak akan pernah ridha pada kami. Maka datangilah waliku akhi... Ku tunggu pinanganmu. Akhi... Jilbabku untuk melindungi kehormatan kami, santun kami untuk menjaga iffah. Jangan kau lenakan kami agar kami lepas kehormatan di hadapanmu sebelum engkau halal bagi kami. Kami ingin engkau ikut menjaga kehormatan kami dengan menjaga kami, bukan malah membawa pada kenistaan. Agar kau mampu menjaga kami secara utuh. Maka, datangilah waliku akhi... Ku tunggu pinanganmu. Akhi... Kami memang tak sesempurna Aisyah dalam kecerdasannya ataupun Fatimah dengan kelembutannya. Tapi kami akan berusaha cerdas layaknya Aisyah dalam naunganmu dan kami akan berusaha selembut Fatimah dalam menenangkanmu. Maka datangilah waliku akhi... Ku tunggu pinanganmu. Akhi... Kau memang tak sehebat Ali ataupun sekuat Umar, tapi kau akan menjadi hebat layaknya Ali ketika kau menjaga kami dalam kelemahan kami dan kau akan sekuat Umar agar kami tidak selalu menjadi tulang yang bengkok. Kami butuh imam yang bisa menjaga keimanan, bukan yang mebawa kami pada jurang maksiat. Maka datangilah waliku akhi... Ku tunggu pinanganmu. Sungguh, kami memang tidak mampu menahan kala kami jatuh hati, tapi kami tak akan menunjukkan pesona kami hanya kerana cinta yang menuntut nafsu pada keramahan syaitan pada kami. Bukanlah jatuh cinta bila kau ajak kami pada kemaksiatan. Bila kau memang jatuh cinta pada kami, jangan kau bebankan deritamu pada hati yang akan memuntutmu untuk berbuat nista. Izinkan kami menjaga hatimu, agar kita bisa menjelang bersama Jannah-Nya. Maka datangilah waliku akhi... Ku tunggu pinanganmu. "Jika engkau memiliki cinta Dan telah terdorong dengan kerinduan Maka anggaplah jarak perjalanan itu dekat Kerana kecintaan dan kerelaanmu pada penyeru Ketika mereka menyeru..!! Maka katakanlah, kami penuhi panggilanmu. Seribu kali dengan sempurna Janganlah kau berpaling Hanya kerana melihat gerimis Jika engkau melihatnya "( Fii Zilalil Mahabbah )" ღღ ANA UHIBUKKA LADZI AHBABTANI LAHUUღღ (¯`v´¯)♥SALAM SANTUN UKHUWAH♥.(¯`v´¯) `·.¸.·`(´'`v´'`) ♥♥♥♥♥♥♥♥♥♥(´'`v´'`)`·.¸.·` Semoga bermanfaat InsyaAllah... ƸӜƷ.¸¸¸.••..ƸӜƷ..••.¸¸¸.ƸӜƷ Dan bilamana ada kata maupun penulisan yang salah mohon di benarkan Salah dan Hilaf andai ada kata yang kurang berkenan mohon ma'afkan Kami Hanya Insaniah fakir Hamba Allah yang tiada daya dan Upaya Dipersilahkan bagi yang ingin share or copas jikalau bermanfa'at, semuanya milik bersama. Selengkapnya Kunjungi Blog Kami *♥*•*´¨`*•.*♥*.•*´¨`*•. ♥♥~*♥**♥*~♥♥ .•*´¨`*•.*♥*.•*´¨`*•*♥* (¯`v´¯) ♥♥♥•♥•♥ `·.¸.·´ ♥♥.........¸.·´ Semoga bermanfaat... ♥♫♥♫♥♫♥♥♫♥♫♥♫♥♥♫♥♫ Barakallaahu fiykum wa jazzakumullah khoir Di Persilahkan bagi yang mau tag,tag sendiri. semoga bermanfa'at..Insya Allah ♥♫♥♫♥♫♥♥♫♥♫♥♫♥♥♫♥♫ Salam Ukhuwah fillah (¯`v´¯)
Read More >>

bEnarkah kaU menCintaku karna Tuhan


Ikhwan............ Jika kau mencintaiku karena Allah jangan dekati aku... Jika kau mencintaiku karena Allah jangan menggodaku... Jika kau mencintaiku karena Allah jangan merayuku.... Jika kau mencintaiku karena Allah jaga izzahmu denganku... Jika kau mencintaiku karena Allah jangan menyentuhku... Jika Mencintaiku karena Allah jagalah hatimu dan hatiku agar tetap Mencintai-Nya... Jika kau mencintaiku karena Allah jangan menjadikan aku pacarmu... Jika kau mencintaiku karena Allah pilihlah jalan yang Allah ridhai untuk mendapatkan hatiku... Jika kau mencintaiku karena Allah menjauhlah jika kau tahu aku belum siap menerima pinanganmu... Jika kau mencintaiku karena Allah bersabarlah mengungkapkannya di saat yang tepat.... Jika kau mencintaiku karena Allah tak usah khawatir kita tak dapat bersatu, karena kita tidak pernah tahu apakah aku sudah baik untukmu dan kau baik untukku menurut Allah... Jika kau mencintaiku karena Allah... Yakinlah, Jika aku memang di takdirkan Allah menjadi bidadarimu ,, kita pasti akan bersatu. Jangan menodai kesucian cinta hanya karena nafsu semata... Ukhty............................ Jika aku seorang ikhwan yang mengatakan cinta padamu karena Allah namun tanpa malu mendekatimu,apa kau tidak merasa takut terjerat padaku??? Jika aku seorang ikhwan yang mengatakan cinta padamu karena Allah namun tanpa malu dengan genit menggodamu,apa kau tidak merasa risih pada kegenitanku ??? Jika aku seorang ikhwan yang mengatakan cinta padamu karena Allah namun tanpa segan merayumu, apakah kau terbuai oleh bujuk rayuku??? Jika aku seorang ikhwan yang mengatakan cinta padamu karena Allah namun tak bisa menjaga izzah ketika berdekatan denganmu, apakah kau tidak bisa menolakku dengan perisai malumu??? Jika aku seorang ikhwan yang mengatakan cinta padamu karena Allah namun tanpa merasa berdosa berani menyentuhmu, apakah kau tidak takut Allah murka padamu, masihkah kau percaya pada ucapanku? tak curigakah kau padaku? Tak inginkah kau menjauhiku??? atau karena kau telah terjebak ke dalam jurang cinta nafsu, sehingga kau tak mampu menolakku meski kau tau semua ucapanku " Mencintaimu Karena Allah" adalah palsu. Ketahuilah ukhty... Jika aku seorang ikhwan sejati Yang mencintaimu karena Allah.. Aku tidak akan berani menyentuhmu ,bahkan hatimu sekalipun... Karena aku malu pada Allah jika bayanganku mengacaukan kekhusuk'an ibadahmu... Jika aku seorang ikhwan sejati yang mencintaimu karena Allah, aku tidak akan pernah berani merayumu, menggodamu, bahkan dengan bebas tanpa batas berinteraksi denganmu.. Karena kau belumlah halal bagiku. Aku malu jika harus membuatmu lebih banyak mengingatku dari pada mengingat-Nya. Aku malu jika harus menjadi seseorang yang membuat-Nya cemburu padamu karena kau rela melanggar larangan-larangan-Nya karena cintmu padaku. Jika aku seorang Ikhwan sejati yang mencintaimu karena Allah aku tidak akan khawatir tidak dapat memilikimu karena tak mengungkapkan cintaku padamu sekarang meski saat ini aku begitu mengagumimu dan menginginkanmu menjadi bidadariku. Karena aku yakin jika engkau memang di takdirkan untukku ,engkau pasti akan menjadi milikku meski aku tak mengikatmu.. Bukankah jika Allah tidak mentakdirkan kita bersama di ikatpun pasti akan terlepas juga akhirnya??? Jadi untuk apa aku risau??? Ukhty... Sadarlah... Jika aku seorang Ikhwan yang benar-benar mencintaimu karena Allah, aku hanya akan berani merayumu, menggodamu, dan menyentuhmu setelah engaku telah halal bagiku.
Read More >>

Sabtu, 01 Oktober 2011

Khalifah Abubakar ra, keikhlasannya,

Proses pengangkatan Sayyidina Abu Bakar menjadi Khalifah dilakukan didalam satu musyawarah atau pertemuan di Sagifah Bani Saidah (sebuah Balairung

di kota Madinah).
Pertemuan tersebut diadakan oleh orang-orang Anshar, dalam rangka memilih seorang Khalifah sebagai pengganti Rasulullah SAW. hal itu mereka lakukan dikarenakan saat itu orang-orang Anshar dan Muslimin lainnya berkeyakinan, bahwa Rasulullah SAW tidak pernah menunjuk seseorang sebagai penggantinya.
Pada awalnya kaum Anshar akan mengangkat seseorang dari mereka, yaitu Saad bin Ubadah untuk menduduki jabatan Khalifah. Namun setelah beberapa tokoh Muhajirin menyusul datang dan ikut bermusyawarah, maka diantara orang-orang Anshar ada yang bersikap agak lunak dan menyarankan agar dari Anshar diangkat seorang Amir dan dari Muhajirin diangkat seorang Amir.
Tapi Alhamdulillah, setelah Sayyidina Abu Bakar berpidato dan menerangkan keutamaan Muhajirin untuk menduduki jabatan Khalifah, maka akhirnya

orang-orang Anshar menyadari hal tersebut dan menerima saran-saran dari Sayyidina Abu Bakar.
Selanjutnya Sayyidina Abu Bakar mengakhiri pidatonya dengan sarannya, agar hadirin mengangkat salah satu dari sesepuh Muhajirin yang hadir di pertemuan tersebut, yaitu Sayyidina Umar atau Abu Ubaidah Ibnul Jarroh.
Mendengar saran yang penuh dengan keikhlasan dari Sayyidina Abu Bakar tersebut, Sayyidina Umar langsung menyahut : “Tidak, tidak mungkin saya diangkat sebagai pemimpin satu kaum sedang dalam kaum itu ada engkau.” Yang dimaksud oleh Sayyidina Umar tersebut adalah tidak ada orang yang lebih pantas untuk menduduki jabatan khalifah, melebihi Sayyidina Abu Bakar. Memang keutamaan Sayyidina Abu Bakar bukan rahasia lagi bagi para sahabat.
Demikian diantara kata-kata Sayyidina Umar, selanjutnya seraya mengulurkan tangannya beliau berkata kepada Sayyidina Abu Bakar : “Ulurkan tanganmu, untuk aku bai’at.”

Setelah Sayyidina Umar membaiat Sayyidina Abu Bakar, hadirinpun segera berebut membaiat Sayyidina Abu Bakar sebagai khalifah.
Besoknya dimasjid Nabawi diadakan pembai’atan umum dan Alhamdulillah berjalan dengan baik dan lancar, dan saat itu tidak ada satu orangpun yang protes atau tidak menyetujui pembai’atan tersebut. Hal mana karena semua sepakat, agar kekosongan pimpinan harus segera diisi. Bahkan pemakaman Nabi terpaksa diundur, karena menunggu terpilihnya Khalifah.
Apabila ada keterlambatan dari dua tiga orang dalam membai’at dikarenakan alasan masing-masing, toh akhirnya semua menerima dengan ikhlas pengangkatan Sayyidina Abu Bakar tersebut.
Perlu diketahui bahwa sahnya seorang Khalifah, tidak harus dengan di bai'at oleh seratus persen Muslimin, tapi yang penting dibai'at oleh mayoritas Muslimin.
Hal ini dikuatkan dengan keterangan Imam Ali, dimana ketika Imam Ali berkirim surat kepada Muawiyah, beliau memberitahukan bahwa pengangkatan beliau sebagai Khalifah itu sah, karena beliau juga telah di bai'at oleh orang-orang yang telah membai'at Sayyidina Abu Bakar dan Sayyidina Umar serta Sayyidina Ustman. Selanjutnya Imam Ali berkata :
Apabila dalam permusyawaratan itu diputuskan mengangkat seseorang, maka Allah akan meridhoinya dan semua yang hadir harus menyetujuinya, sedang bagi yang tidak hadir, tidak boleh menolak. Kemudian bila ada yang membangkang, maka harus diperingatkan dahulu, dan apabila tetap membangkang maka

harus di perangi “.

Demikian kata-kata Imam Ali, dimana diantaranya menunjukkan pengesahannya atas kekhalifahan Sayyidina Abu Bakar dan Sayyidina Umar serta Sayyidina Ustman. Disamping merupakan pengarahan-pengarahan dari beliau kepada kaum Muslimin, dalam menghadapi orang-orang yang tidak mengakui atau menolak kekhalifahan Sayyidina Abu Bakar, Sayyidina Umar dan Sayyidina Ustman.
Surat Imam Ali kepada Muawiyah tersebut dikirim saat Imam Ali diangkat sebagai Khalifah keempat dan surat ini dimuat dalam kitab Nahjul Balaghoh, satu kitab yang sangat diagungkan oleh orang-orang Syiah.
Yang perlu digaris bawahi dari permusyawaratan di Sagifah Bani Saidah tersebut adalah, bahwa yang mengadakan pertemuan itu, adalah orang-orang Anshar, bukan Sayyidina Abu Bakar atau Sayyidina Umar atau orang-orang Muhajirin yang lain. Karenanya kita umat Islam wajib berterima kasih kepada tokoh-tokoh Muhajirin, yang begitu mendapat informasi mengenai adanya pertemuan di Sagifah, segera mendatangi pertemuan tersebut. Sehingga perpecahan tidak sampai terjadi. Sebab dapat kita bayangkan, apa yang akan terjadi andaikata orang-orang Anshar sampai mengangkat Khalifah sendiri.
Disamping itu pertemuan di Sagifah tersebut, membuktikan tidak adanya wasiat mengenai penunjukan atau pengangkatan pengganti Rasulullah SAW. Sebab apabila ada wasiat dari Rasulullah, pasti dalam permusyawaratan tersebut akan menjadi pokok pembahasan. Tapi kenyataannya tidak ada satu orangpun yang menyampaikan argumentasinya mengenai adanya pengganti Rasulullah SAW. Memang saat itu ajaran Ibnu Saba’ belum ada, sebab dia belum masuk Islam.
Sedang argumentasi yang sering dibawa oleh orang-orang Syiah sekarang adalah hasil rekayasa ulama-ulama Syiah yang mengartikan hadits-hadits Rasulullah menurut selera mereka, demi untuk menunjang ajaran-ajaran mereka.
Apabila disana sini ada semacam tanda-tanda yang diartikan oleh beberapa orang sebagai isyarat untuk menjadi pengganti Rasulullah SAW setelah wafatnya, misalnya : Rasulullah SAW memerintahkan atau menunjuk Sayyidina Abu Bakar untuk menjadi penggantinya dalam mengimami shalat, atau Rasulullah mengangkat Sayyidina Ali sebagai pemimpin dalam perang Khaibar, atau Rasulullah mengangkat Ibin Ummi Maktum sebagai pemimpin (ad interim) di Madinah, disaat Rasulullah pergi berperang, atau Rasulullah mengangkat orang-orang lain sebagai pemimpin (ad interim) juga di Madinah, saat Rasulullah dalam peperangan-peperangan yang lain, maka hal tersebut tidak dapat dijadikan sebagai bukti penunjukan atau pengangkatan sebagai pengganti Rasulullah setelah wafatnya.
Perlu kita sadari bahwa masalah Khalifah, adalah masalah yang sangat penting. Karenanya apabila Rasulullah akan menunjuk seseorang untuk menduduki jabatan tersebut, pasti akan dikatakannya dengan jelas dan tegas dan tidak dengan

samar-samar.
Dalam hal ini seorang cucu Imam Ali yang bernama Hasan Al-Muthanna bin Hasan bin Ali bin Abi Thalib, ketika ditanyakan kepadanya, apakah hadits :

“ Man Kuntu Maulahu Fa Aliyyun Maulahu “. itu merupakan Nash pengangkatan Imam Ali sebagai Khalifah, bila Rasulullah wafat ?. Beliau menjawab : Apabila yang dimaksud oleh Rasulullah itu kekhalifahan sesudahnya, maka beliau akan berkata dengan jelas sebagai berikut : “ Hai orang-orang, ini adalah penggantiku yang akan memimpin kalian sesudahku, maka dengarkanlah dia dan patuhi “.

Kemudian lanjut cucu Imam Ali tersebut : “ Saya bersumpah demi Allah, andaikata Allah dan Rasul Nya menunjuk dan memilih Ali untuk menduduki jabatan Khalifah tersebut, dan kemudian Ali tidak melaksanakannya, maka beliau adalah orang pertama yang meninggalkan perintah Allah dan Rasul Nya”.

Ketika penanya bertanya lagi : “Tidakkah Rasulullah pernah berkata : “Man Kuntu Maulahu Fa Aliyyun Maulahu ?”. Beliaupun langsung menjawab: “ Demi Allah, apabila yang dimaksud Rasulullah itu mengenai Khalifah, maka beliau akan berkata dengan terang dan jelas, sebagaimana beliau menjelaskan mengenai shalat dan zakat, dan akan berkata : “ Hai orang-orang sesungguhnya Ali adalah pemimpin kalian sesudahku dan dia yang akan meneruskan perjuanganku”.

Itulah jawaban cucu Imam Ali mengenai hadits tersebut dan sekaligus sebagai petunjuk dari beliau mengenai tidak adanya wasiat dari Rasulullah SAW mengenai pengganti beliau.
Andaikata maksud hadits tersebut sebagai penunjukan dan pengangkatan Imam Ali sebagai Khalifah bila Rasulullah wafat, sebagaimana yang diyakini oleh pengikut Ibin Saba’, maka pasti hadits tersebut akan menjadi pokok pembahasan dalam pertemuan di Sagifah Bani Saidah. Sedang kenyataannya tidak satu orangpun yang menyebut-nyebut hadits itu. Hal mana karena hadits tersebut memang tidak ada hubungannya dengan kekhalifahan, dan faham yang demikian itu sudah menjadi keyakinan kaum Muslimin saat itu, termasuk keyakinan Imam Ali dan Ahlul Bait yang lain. Bahkan apabila hadits tersebut, dimaksudkan sebagai penunjukan dan pengangkatan Imam Ali sebagai Khalifah bila Rasulullah wafat, maka pertemuan untuk memilih Khalifah di Sagifah Bani Saidah tidak akan terjadi atau tidak sampai diadakan, sebab otomatis begitu Rasulullah wafat, Imam Ali langsung menjadi Khalifah, sebab beliau sudah diangkat oleh Rasulullah.
Namun kenyataannya Imam Ali tidak pernah menyatakan dirinya sebagai pengganti Rasulullah dan tidak pernah menuntut kekhalifahan dari Sayyidina Abu Bakar, dengan membawa argumentasi atau menyebut hadits tersebut.
Demikian diantara bukti tidak adanya wasiat dari Rasulullah mengenai ditunjuknya Imam Ali sebagai Khalifah bila Rasulullah wafat. Karena apabila ada perintah atau wasiat tersebut pasti sudah dikerjakan oleh Imam Ali, apapun akibatnya.
Apabila ulama-ulama Syiah berkata, bahwa Imam Ali tidak melaksanakan perintah atau wasiat Rasulullah tersebut karena takut fitnah, maka keyakinan mereka itu justru menambah kesesatan mereka dan dapat menjurus kepada kekufuran.
Sebab kata-kata mereka itu bila dijabarkan, berarti Rasulullah menunjuk Imam Ali menjadi Khalifah itu untuk membuat fitnah atau agar terjadi fitnah. Karenanya menurut mereka, Imam Ali berkeyakinan lebih baik meninggalkan perintah Rasulullah daripada melaksanakan perintah atau wasiat Rasulullah yang dapat membawa fitnah dan malapetaka bagi umat Islam.
Itulah argumentasi ulama-ulama Syiah, yang apabila kita amati justru menuduh dan menghina Rasulullah dan Imam Ali. Padahal kita umat Islam berkeyakinan, bahwa Rasulullah diutus oleh Allah sebagai Rahmatan Lil Alamin dan tidak untuk membuat fitnah.
Adapun Imam Ali, maka dalam sejarah versi Ahlussunnah Waljamaah, beliau dikenal sebagai seorang pemimpin yang arif lagi bijaksana. Namun dalam mempertahankan haknya sebagai Khalifah, beliau sampai berperang dengan siapa saja yang dianggapnya memberontak. Seperti dalam perang Jamal, perang Shiffin dan dengan orang-orang Khowarij.
Beliau tidak mengenal istilah takut fitnah atau takut mati dalam mempertahankan haknya sebagai Khalifah, apalagi dalam melaksanakan perintah Allah dan Rasul Nya. Itulah diantara sifat-sifat mulia Imam Ali, namun oleh ulama-ulama Syiah, beliau sering digambarkan sedikit-sedikit Tagiyah atau sedikit-sedikit takut ini dan takut itu, sampai meninggalkan dan menghianati perintah Allah dan Rasul Nya.
Demikian sedikit mengenai jalannya pertemuan atau permusyawaratan di Sagifah Bani Saidah. Sehingga dapat kita pastikan, bahwa pengangkatan Sayyidina Abu Bakar sebagai Khalifah tersebut tidak direncanakan terlebih dahulu atau diatur sebelumnya, tapi secara tiba-tiba atau dalam istilah Sayyidina Umar disebut Faltah. Dimana asal mulanya orang-orang Anshor merencanakan akan mengangkat seseorang dari mereka sebagai Khalifah, tapi Allah menghendaki Sayyidina Abu Bakar yang menjadi Khalifah, sehingga secara tiba-tiba hadirin membai'at Sayyidina Abu Bakar sebagai Khalifah dan selamatlah Muslimin dari perpecahan.
Read More >>